EventFeaturedMinat KhususRekomendasiTips & AdvicesUncategorized

Digital ! Yuk Akses Naskah dan Objek Museum Kraton Yogyakarta

Naskah dan Objek Museum Kraton Yogyakarta Didigitalisasikan

JOGJATRAVEL.ID – YOGYAKARTA – Pernahkah Anda mengunjungi museum Kraton Yogyakarta saat berkunjung ke Kota Gudeg? Bagi Anda yang sudah pernah, tentu sangat beruntung karena dapat menyaksikan berbagai barang bersejarah milik Kraton Yogyakarta yang dipamerkan. Sedangkan bagi Anda yang belum karena hambatan jarak maupun waktu, tak perlu berkecil hati. Kini, Anda bisa “mengunjungi” museum dan melihat koleksinya dari rumah karena sejak tahun lalu pihak Kraton Yogyakarta sudah mulai melakukan digitalisasi koleksi.

Caranya? Anda tinggal mengakses https://www.kratonjogja.id/kapustakan lewat PC, laptop, ataupun smartphone. Kapustakan adalah sistim digital untuk naskah-naskah dan obyek museum. Di dalam laman tersebut, ada tiga kategori besar merupakan koleksi dari Kawedanan Hageng Punakawan Nityabudaya, Widyabudaya, dan Kridhamardawa. Anda bisa melihat berbagai koleksi Kraton Jogja berupa foto beserta keterangan lengkapnya.

Pengageng Kawedanan Hageng Panakawan (KHP) Kridha Mardawa, KPH Notonegoro mengatakan ada banyak koleksi yang menunggu untuk didigitalisasi. Ia mencontohkan selama setahun belakangan, baru ada dua kotak wayang dengan jumlah wayang per kotak  sekitar 300-500 buah, yang berhasil didigitalisasi. Padahal keraton mempunyai belasan kotak wayang.

Digitalisasi Naskah DAn Objek Museum Keraton Yogyakarta 2020 (Photo by Tra )
Digitalisasi Naskah Dan Objek Museum Kraton Yogyakarta 2020 (Photo by Tra )


“Spirit kami ini untuk membuka akses bagi masyarakat yang selama ini terkendala fisik, bahasa, maupun aksara. Misalnya dulu untuk meneliti satu wayang saja butuh izin yang lama. Sekarang peneliti akan lebih mudah mengakesnya lewat perpustakaan digital ini,”

Jadi tunggu apalagi yuk mulai akses berbagai naskah digital yang menarik dan juga menambah pengetahuan. Bisa menjadi bahan referensi yang menarik loh untuk tujuan wisata saat mengunjunfiJogja.  Sedangkan GKR Hayu sebagai Penghageng Tepas Tandha Yekti mengatakan kerja ini memang perlahan namun diharapkan dapat sustainable. Sehingga berbagai koleksi Kraton berupa barang, naskah, tarian, gendhing, dan lain-lain yang merupakan manifestasi dari budaya Jawa tetap lestari dan tidak hilang. (Tra)

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close