BantulDestinationsFeaturedNewsRekomendasiTips & AdvicesTravel GuideUncategorizedWisata AlamWisata Pantai

Gumuk Pasir Parangkusumo Penguji Adrenalin dengan banyak “Rahasia”

Empat Fakta Menarik tentang Gumuk Pasir Parangkusumo

JOGJATRAVEL.ID  -BANTUL – Liburan akhir tahun di Jogja pasti Bantul menjadi salah satu destinasi yang berada di list anda nih. Selain pantai-pantainya yang ikonik, tentu saja Anda sudah mendengar tentang gumuk pasir yang juga merupakan salah satu primadona destinasi wisata di Bantul.

Setelah merencanakan liburan di Jogja dan sekitarnya, Gumuk Pasir Parangkusumo tentu saja menjadi salah satu yang paling banyak direkomendasikan dong ? Gundukan pasir yang terletak di Kabupaten Bantul ini menjadi kebanggaan warga DIY, khususnya masyarakat Bumi Projotamansari. Bagaimana tidak, gumuk pasir ini hanya ada segelintir jumlahnya di seluruh dunia, lho.

Gumuk pasir bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi pilihan semuua kalangan dengan berbagai preferensi loh. Mulai dari yang mencari spot untuk mempercantik deretan selfie. Bisa juga untuk memuaskan keinginan menguji adrenalin dengan berbagai trail sandboarding yang ada.

Mayoritas wisatawan hanya tahu bahwa Gumuk Pasir Parangkusumo unik dan bisa digunakan untuk sandboarding. Padahal ada sejumlah fakta mengenai gumuk pasir yang membuatnya berbeda dengan dengan gumuk-gumuk pasir lainnya. Banyak sekali loh fakta yang menarik dan berbagai pengetahuan yang bisa digali dari salah satu ikon Bantul ini loh.

 Berikut beberapa faktanya yang harus Anda tahu.
1.Tipe Barchan

Gumuk pasir adalah salah satu bentang alam yang proses pembentukannya dipengaruhi angin, terbentuk karena pasir yang menumpuk dalam jumlah besar. Jika berkunjung ke kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo, tulisan Gumuk Pasir Barchan akan menyambut Anda. Rupanya, barchan merujuk pada jenis gumuk pasir tersebut.

Gumuk pasir tipe barchan memiliki ketinggian antara 5-15 meter. Gundukan pasir ini berasal dari hasil erupsi Gunung Merapi yang endapannya dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di Pantai Selatan, antara lain Sungai Opak dan Sungai Progo. Setelah terendap di pinggir pantai, barulah angin dari Samudera Hindia mengukir tumpukan pasir ini. Maka jadilah bentang alam yang unik.

2.Gumuk Pasir Pesisir

Keunikan inilah yang membuat Gumuk Pasir Parangkusumo masuk dalam kategori gumuk pasir pesisir (coastal dunes) yang terdapat di seluruh garis lintang di dunia, mulai dari kutub hingga khatulistiwa. Di Asia Tenggara, coastal dunes hanya terdapat di tiga negara, yakni Filipina (La Paz Sand Dunes), Vietnam (Mui Ne Sand Dunes), dan Indonesia.

3.Tergantung pada Iklim

Gumuk pasir juga bisa diklasifikasikan berdasarkan perbedaan iklimnya. Pada iklim basah, umumnya dijumpai gumuk membusut (hummock dunes) dan gumuk parabolik (parabolic dunes). Pada iklim kering dan setengah kering (arid dan semi-arid), lebih banyak ditemukan gumuk pasir barchan.

Ada satu fakta yang menarik dari Gumuk Pasir Parangkusumo, yakni tipenya barchan, padahal iklimnya termasuk tropika basah. Hal inilah yang menjadikan Gumuk Pasir Parangkusumo langka. Gumuk pasir ini bahkan seharusnya tidak terbentuk karena iklimnya yang tidak sesuai.

4.Tempat Syuting

Selain digunakan sebagai tempat sandboarding, Gumuk Pasir Parangkusumo juga menjadi lokasi pembuatan beberapa klip video. Klip video tersebut antara lain Godai Aku Lagi yang dinyanyikan Agnezmo, dan video dari grup band asal Jogja, Letto.

Dengan fakta-fakta tersebut, pengetahuan Anda tentang Gumuk Pasir Parangkusumo makin luas. Tidak hanya terbatas pada tempat sandboarding kan? Jadi sembari berwisata ke pesisir selatan Jogja, Anda juga bisa banyak belajar banyak hal. (Tra)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close