BantulEventFeaturedKota JogjaMinat KhususNewsRekomendasiSlemanTips & AdvicesUncategorized

Viral ! Patung- Patung Unik hanya di JSSP #3

Siap - Siap Foto dengan berbagai patung unik

JOGJATRAVEL.ID -YOGYAKARTA- Jika Anda pernah berfoto dengan patung Spiderman sedang makan sego kucing yang viral beberapa waktu lalu, bersiaplah karena Pameran Patung Jogja Street Sclupture Project #3 (JSSP #3) akan kembali hadir. Pada pameran yang tahun ini mengusung tema Pasir Bawono Wukir, Anda bisa berfoto dengan 33 patung tematik dan tak kalah unik dari tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai patung unik yang dipamerkan akan sangat cocok mewarnai timeline instagram anda. JSSP #3 cocok sekali dijadikan sarana menghabiskan akhir pekan di Jogja. Dengan tiga lokasi yang berbeda menjadikan anda bisa sekaligus menjelajahi berbagai lokasi dengan berbagai destinasi unik disekitarnya.

JSSP #3 telah dibuka pada Minggu, 17 November 2019, di Monumen Serangan Oemom 1 Maret, pukul 15.00 -22.00 WIB. Pameran patung yang berlangsung dari tanggal 17 November hingga 10 Desember 2019 ini berbeda dengan perhelatan tahun-tahun sebelimnya karena mengambil lokasi di tiga tempat yaitu Bantul, Kota Yogyakarta, dan Sleman. Tema Pasir Bawono Wukir sendiri dipilih untuk merespon garis imajiner Jogja. Sedangkan JSSP sendiri adalah proyek seni patung di ruang publik yang hadir sebagai bentuk kontribusi pematung atas perkembangan dinamika ruang hidup masyarakat.

Ini dia lokasinya dan daftar senimanya !

Tidak hanya berpusat pada satu lokasi loh yang bisa anda datangi. Anda bisa mendatangi 3 lokasi yang akan menjadikan pengalaman JSSP anda tidak terlupakan.

Area display Bantul terdapat 13 karya yaitu di Pantai Gumuk Pasir, Dusun Grogol 10, Parangtritis, Kretek, dan Bantul. Melibatkan pematung dari Yogyakarta baik kelompok maupun individu yaitu Kelompok Ali& Agung (Ali Umar, Agung Pekik), Kelompok Ardite (Arsono, Meta Enjelita), Dunadi, Edi Priyanto, Kelompok Kom & Dedy (Komroden Haro, Dedy Sufriadi), Kelompok Mata Air (Kusna Hardiyanto, Liflatul Muhtarom, Dedy Maryadi, Purwanto, Galuh Kusuma atmaja), Mata Kayu (Albertho.A.A.Wanma, Bara Masta).

Tidak hanya itu ada juga Kelompok Napak (Gina Martha Ajeng .N, Felix Junio Sendhi Arpico, Bowo Hermanto), Pring Project (Anusapati, Lutse Lambert Daniel, Tugiman). Kelompok Tani Rupa (Mahendra Satria, Joko Apridinoto, Ruswanto, Wira Purnama, Afif Abdul Fatah), Wahyu Nugroho, dan Yulhendri. Sedangkan pematung dari Malaysia yang terlibat ialah Burhanuddin bin Bakri  dan Mohd Azhar abd Manan.

Area display Kota Yogyakarta diisi 12 karya yaitu di Area titik 0 Km, Jl. Pangurakan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Melibatkan pematung Ahmad Chotib Fauzi Sa’ad, Amboro Liring. Kelompok Klinik  Art Studio (Indra Lesmana, Bio Andaru, AgungQurniawan), RameAdi, Suparman Baela, Win Dwi Laksono dari Yogyakarta. Rosli Zakaria dan Saharuddin Supar dari Malaysia. Kelompok Cahya(AgusWidodo, Yani Sastranegara, Cyca Leonita, Henry Kresna) dan Yana Wiyatna Sucipto dari Bogor. HilmanSyafriadi dari Bandung. Yoga Budhi Wantoro dari Magelang.

Sedangkan area display Sleman dipamerkan 8 karya di Utara Kopi Kali Petung, Petung, Kepuharjo, Cangkringan. Kelompok  API Jakarta/Yogyakarta (Harry Susanto, Benny Ronald Tahelele), Lab Sejarah KajianTeknologi dan Desain FAD UKDW (Linda Octavia, Jimmy Machael Tirtayasa, Tifan Adi Kuasa, Wilfridus Budjen), Kelompok Mata Air (Kusna Hardiyanto, Liflatul Muhtarom, Dedy Maryadi, Purwanto, Galuh Kusumaatmaja), dan Ronny Lampah dari Yogyakarta. Agoes Salim dari Tanggerang Selatan. Agung ‘Tato’ Suryanto dari Surabaya. Kelompok Buted (Budi PM Tobing, Teddy Murdiyanto) dari Jakarta. Koko Sondaka dari Bandung. (Tra)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close