EventKota JogjaNewsUncategorized

Barongsai Semarakan Selasa Wagen Malioboro

Kampung Ketandan ikut meramaikan Selasa Wage

JOGJATRAVEL.ID – YOGYAKARTA- Barongsai, mendengar nama tersebut pasti yang terbayang dalam benak kita adalah perayaan Imlek, yang biasa dirayakan oleh masyarakat Tionghoa. Barongsai identik dengan suasa meriah, lengkap dengan riuh musik dan juga penonton yang bersemangat.

Gemuruh musik drum, cabal dan juga gong yang mengiringi pertunjukan barongsai, menambah semarak suasana pertunjukan barongsai di Kampung Ketandan Malioboro, pada hari Selasa, 1 Oktober 2019 kemarin.

Pertunjukan barongsai di Kampung Ketandan sendiri, hadir setiap bulan. Namun, akan selalu memiliki kostum dan konsep yang berbeda setiap bulanya.Barongsai di Kampung Ketandan ini akan selalu memeriahkan suasana Selasa Wage yang rutin setiap bulanya.

Berbagai kostum dan juga aksi para penari Barongsai, menjadikan kampong ketandan sebagai salag satu spot favorit untuk menghabiskan sore di hari Selasa Wage. Setiap ada pertunjukan pasti akan selalu dipenuhi oleh puluhan penonton.

pertujukan barongsai (sumber: visitingjogja.com)

Lion Dance atau Barongsai sendiri merupakan pertunjukan Tari yang menurut legenda adalah untuk mengusir roh-roh jahat, pada hari Imlek. Barongsai sendiri di Negara asalnya dipanggil dengan sebutan “Wu Shi”

Barongsai ternyata memiliki arti disetiap warna pada tubuhnya loh! Tubuh Barongsai umumnya memiliki lima warna yang melambangkan lima arah dalam kompas Tiongkok dan juga kelima unsur kehidupan. Warna-warna tersebut antara lain: Kuning, melambangkan bumi (pusat), Hitam: melambangkan air (utara), Hijau: melambangkan kayu (timur), Merah: melambangkan api (selatan), Putih: melambangkan loga (barat).

Tidak hanya itu ada yang unik dari kostum barongsai yang kelihatan cantik dengan berbagai warna. Apalagi dengan gerakan yang lincah kita pasti mengira kepala singa yang mengedip cantik itu ringan. Ternyata dugaan bisa saja salah loh, karena berat kepala singa itu bisa mencapai 25kg.

Baca Juga :  Museum Ullen Sentalu bukan Museum Membosankan !

Oh iya, jika pembaca melewatkan pertujukan dibulan  Oktober ini, tidak usah sedih ya. Berkunjung saja ke Malioboro Yogyakareta, tepatnya di Kampung Ketandan, di hari Selasa Wage pukul 15.00 – 18.00 WIB pertunjukan Hadir setiap bulan loh!  See ya!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close