BantulMinat KhususNewsUncategorizedWisata AlamWisata Pantai

Terbang Di Langit Parangkusumo bersama Festival Layang- Layang

Festival Layang- Layang mewarnai langit Bantul

JOGJATRAVEL.ID-BANTUL-Dinas Pariwisata DIY yang bekerja sama dengan Pegiat Layang-layang Nusantara (Talikama) kembali menggelar Festival layang-layang Nasional di kawasan Pantai Parangkusumo, Bantul. Menjadi salah satu festival yang dapat menarik banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Kepala Bagian Pengembangan Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo menyampaikan bahwa festival layang-layang sudah berlangsung selama tujuh kali, tidak lain dari tujuan kegiatan ini adalah untuk mendongkrak angka kunjungan pariwisat di DIY.

“Kegiatan Festival layang-layang adalah kegiatan rutin yang sering kami adakan bersama Talikama, pada tahun ini alhamdulillahnya menjadi tahun perdana dimana peserta juga ada yang berasal dari negara tetangga, jadi kegiatan ini berskala internasional,” ucapnya pada Minggu (28/7).

Festival layang-layang yang ke tujuh ini diikuti oleh peserta dari negara seperti Amerika Serikat, Malaysia, India, Thailand, Singapura, Polandia, Tiongkok, Korea serta Taiwan. Lalu dari dalam negeri sendiri akan diikuti sebanyak lima puluh klub layang-layang. Hal ini menjadikan festival layang-layang menjadi suatu ajang menyatukan dan saling memperkenalkan negara masing-masing.

“Berbagai jenis layang-layang akan dipertujunkan disini, dengan permainan tradisional yang kami kemas menjadi festival ini harapannya adalah mampu menjadi daya tarik serta menambah long of stay para turis dari luar negeri,” kata Wardoyo.

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharja, dalam sambutannya dia menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya sekedar bermain layang-layang. Menurutn dia, ada unsur seni luar biasa dari tiap layang-layang yang ditampilkan. Apalagi dengan layang-layang yang berasal dari berbagai negara, yang dapat memperlihatkan berbagai ciri khas negara yang menjadi asal dari peserta pembawa layang-layang tersebut.

Singgih berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan, agar nantinya juga turut meningkatkan kunjungan wisata ke destinasi Parangkusumo. Yang nantinya dapat berdampak positif kepada masyarakat sekitar. Hal ini dikarenakan pantai di Jogjakarta yang sangat mendukung dengan anginnya yang cukup kencang sehingga mampu menerbangkan layang-layang dengan berbagi ukuran cukup tinggi.

“Tentunya kalau ada even yang dapat mendatangkan banyak wisatawan, ekonomi masyarakat di sekitar destinasi juga akan meningkat dan juga masyarakat sekitar juga aka merasa terhibur dengan adanya acara-acara seperti ini,” katanya.

Peserta asal Malaysia Nasri Ahmad mengaku bahwa bermain layang-layang di Indonesia adalah suatu hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh dirinya dan juga beberapa rekannya. Menurutnya angin di Indonesai sangat bagus dan juga cocok untuk bermain layang-layang.

“Ini sudah kali ketiganya saya bermain layang-layang di Indonesia, sebelumnya saya juga sudah pernah bermain di Bali tapi menurut saya tempat bermain layang-layang yang paling bagus adalah di Yogyakarta, angin pantai sini itu kencang membuat saya tambah semangat,” katanya ketika ditemui disela-sela acara.

Ia juga menyamapaikan bahwa bermain layang-layang bukanlah hobinya sejak kecil tetapi setelah pensiun kerja barulah ia memainkan dan mendalami hobi ini. “Sejak kecil saya tidak pernah main layang-layang tapi setelah saya berhenti kerja saya baru memainkan layang-layang ini, ini juga saran dari dokter pribadi saya, karena bermain layang-layang bisa menjadi terapi penghenti stres,” jelas Nasri. (KC)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close