GunungkidulDestinationsKulinerTips & AdvicesUncategorized

Gunung Kidul “Surganya” Sunset dan Selfie

Sejuknya Sunset Tepi Sawah Gunung Kidul

JOGJATRAVEL.ID-GUNUNGKIDUL-Menyusuri indahnya wilayah Gunung Kidul tentu tidak akan ada habisnya. Mulai dari menyusuri pantai hingga menikmati keindahan desa yang ada disekitarnya. Salah satu wilayah yang memang terasa kesejukan udara dan suasananya yang asri adalah wilayah Kecamatan Ponjong memang menjadi kawasan subur. Pasokan air yang melimpah menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat. Selain lahan sebagai lahan pertanian, masyarakat juga banyak membuat wisata kuliner dengan menu andalan olahan ikan air tawar.

Seperti di wilayah Simo 1, Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong , Gunung Kidul, sejumlah bangunan lawas dengan meja-meja khas lesehan nampak di setiap sudut wilayah. Bangunan tersebut merupakan rumah makan yang menyediakan olahan dari ikan air tawar.

Lokasi yang kerap disebut rumah makan Mina Simo sendiri diketahui merupakan rumah makan pertama yang berdiri di Kecamatan Ponjong. Pengelola rumah makan, Sutardi (52), mengatakan, ia merintis usahanya ini sejak tahun 1990, bukan hal yang mudah bagi dirinya untuk mengembangkan usaha yang tergolong baru ini.

“Awalnya ini hanya pemancingan, kemudian memberanikan diri untuk menjadikannya rumah makan,” kata Sutardi, Selasa (23/07/2019).

Dengan lokasi yang tidak telalu luas dan juga dengan memanfaatkan kandang sebagai dapur , ia sempat jatuh bangun. Bahkan, menurutnya banyak orang yang sudah gulung tikar lantaran tak kuat menekuni usaha serupa.

“Banyak yang gulung tikar. Tapi di sini sampai saat ini sangat saya syukuri masih terus buka setiap hari,” ungkap dia.

Menurutnya, tidak ada olahan spesial di rumah makannya. Sebab bumbu-bumbu yang digunakan rata-rata sama dengan pemilik usaha lainnya.

“Menurut saya tidak ada yang spesial, olahan sama menu sama, ikan juga sama sumber. Hanya tangan-tangan an nya saja yang beda,” imbuh dia.

Di rumah makan tersebut pengunjung dapat memilih berbagai macam jenis ikan. Mereka pun diberi kebebasan untuk mengambil ikan secara langsung di kolam-kolam yang di sediakan.

Suasananya sejuk, dengan hamparan padi yang tumbuh tak kenal musim di sekitar rumah makan itu semakin membuat mata dan pikiran menjadi tenang. Bahkan di kala sore hari, pengunjung dapat melihat sang surya pulang ke peraduan. Dengan suasana yang Khas Alam yang asri serta keadaan wilayah Gunung Kidul yang masih cukup tenang sangat mendukung untuk menikmati suasana sore bersama keluarga.

Puluhan pohon kelapa yang tumbuh berjajar di tengah hamparan padi tak jarang digunakan sebagai background penikmat fotografi. Gubuk-gubuk kecil tempat para petani beristirahat pun kerap kali digunakan sebagai lokasi foto terbaik. Dengan cahaya matahari Gunung Kidul yang terik melawati sela-sela pepohonan kelapa, tentu akan membuat foto-foto yang diabadikan menjadi semakin cantik.

“Suasananya cukup nyaman. Kalau disini hampir 2 minggu sekali, menurut saya ya disini nyaman dan masakannya enak,” kata salah seorang pengunjung, Erna. (Tius)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close