Kota JogjaRekomendasiTravel GuideWisata Budaya dan Sejarah

Pagelaran Wisata Budaya “Pergantian Bregada Jaga Kadipaten Pakualaman”

Pergantian “Pas Pampres” Ala Yogyakarta di Alun – Alun Sewandanan Pakualaman

JOGJATRAVEL.ID-YOGYAKARTA- Mendengar kata Yogyakarta pasti akan selalu teringat akan bagaimana Kota Yogya sebagai Kota Budaya dan juga Kota Sejarah. Banyak sekali atraksi yang berhubungan dengan budaya dan juga sejarah Yogyakarta. Salah satunya adalah pergantian Bregada Jaga,

Pergantian Bregada Jaga di Kadipaten Pakualaman kembali di gelar pada Sabtu, 29 Juni 2019. Pergantian prajurit hanya ada 2 di Indonesia yaitu pergantian Pas Pampers di Jakarta dan pergantian Bregada Jaga di Yogyakarta. Pergantian Bregada ini rutin dilaksanakan setiap 35 hari sekali yaitu tepatnya pada Sabtu Kliwon.

Bregada yang ada di Kadipaten Puro Pakualaman terdiri dari 2 pasukan yaitu Bregada Lombok Abang dan Bregada Plangkir (Londo). Bregada Lombok Abang menggunakan pakaian prajurit jaman dulu yang ada di Jawa dengan menggunakan senjata tombak, sedangkan Bregada Plangkir menggunakan pakaian prajurit Inggris modern jaman dulu dengan senjata bedil.

Acara ini merupakan kerjasama Puro Pakualaman Yogyakarta dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Yogyakarta, yang dikemas menjadi sebuah atraksi budaya dalam sebuah rangkaian acara yang menarik dan dapat dilirik oleh wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Upacara pergantian Bregada ini dipimpin oleh Manggalayuda (inspektur upacara), upacara dilangsungkan dengan menggunakan bahasa Jawa. Pergantian jaga ini dari Bregada Plangkir ke Bregada Lombok Abang. Jadi, selama 35 hari kedepan Bregada Lombok Abang akan berjaga di Kadipaten Puro Pakualaman. Setelah upacara selesai, kemudian dilanjutkan dengan kirab keliling Puro Pakualaman oleh kedua pasukan Bregada dan diikuti oleh kesenian jathilan dan masyarakat.

Setelah upacara dan kirab selesai, selanjutnya diisi dengan acara hiburan yaitu kesenian Oglek Kuda Kencana yang berasal dari Kulon Progo, kemudian Tari Nawung Sekar dan Tari Bonca. Kesenian ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja namun anak-anak.

Baca Juga :  Turi-Turi Coffe Sensasi Ngopi Cantik di Alam

Atraksi budaya dan sejarah sangat menjadi salah satu alat untuk melakukan edukasi terhadap kesenian tradisional dan juga menjadikan kesenian tradisional tetap hidup walaupun semakin berkembangnya zaman.

Atraksi Wisata Budaya Pergantian Bregada Jaga di Kadipaten Puro Pakualaman merupakan budaya yang harus dikembangkan dan dilestarikan agar menjadi daya tarik  untuk mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.(AR)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close