KulinerNews

Pernah Coba Kue Khas Pasar Sore Kauman ?

Kue kicak hanya dijual di bulan Ramadhan

JOGJATRAVEL.ID, JOGJAKARTA – Pernah mendengar panganan dengan nama kue kicak? Ya, makanan tradisional ini memang bukan kuliner sembarangan, hanya ada di Pasar Sore Kauman dan bukanya hanya setiap bulan puasa atau Ramadan saja.

Pasar tiban ini menjadi satu-satunya lokasi yang menjajakan kue yang terbuat dari ketan, parutan kelapa, buah nangka dan hiasan berupa potongan daun pandan.

Bila belum pernah mencoba, tak ada salahnya untuk menjajal panganan ini. Teksturnya lentur, lengket khas olahan berbahan dasar ketan. Kuenya berwarna putih. Rasanya pun cenderung gurih dan legit.

Potongan buah nangka dan daun pandan menambah aroma khas kue yang saat ini banyak dijajakan berbentuk kecil dengan harga jual Rp 2.000 per biji ini.

Usut punya usut, hadirnya Kue Kicak di Pasar Sore Kauman bahkan lebih tua dari pasar itu sendiri.

“Kicak sudah ada sejak saya masih duduk di bangku SD,” kata Iban Badawi, penanggung jawab Pasar Sore Kauman yang saat ini sudah berusia lebih dari 60 tahun.

Sementara itu, pembuat Kicak di Kampung Kauman rupanya telah berlangsung secara turun-temurun. Salah satunya Retno (60). Ia adalah cucu dari salah satu pembuat Kicak di situ. Hingga saat ini makanan tersebut masih ia produksi.

Jika ingin melihat proses produksinya secara langsung bisa main-main ke rumahnya yang juga bertempat di gang kampung tepat Pasar Sore Kauman berada. Retno menyebut, dari dulu bahan hingga prosesnya tidak ada yang berubah.

Untuk membuat kue ini bisa dibilang tak mudah, butuh waktu berjam-jam terlebih jika ramadan tiba, Retno mengaku harus membuat dari pagi hari untuk siap dijual pasa sore harinya.

“Biasanya kalau buat Pasar Sore saya mulai buat Kicak dari jam 8 pagi,” beber Retno kepada   JOGJATRAVEL.ID  tempo hari.

Kendati terkenal karena Kicaknya, Pasar Sore Kauman juga menyuguhkan puluhan jajanan tradisional yang saat ini sudah langka dan sulit ditemukan. Bahkan nama-namanya pun terdengar asing.

Seperti Carang Gesing, Bubur Saren, Mentho, dan masih banyak lagi makanan tradisional lainnya.

Bila ingin berkunjung ke Pasar Sore Kauman, lokasinya cukup dekat dengan titik Nol Kilometer Jogjakarta. Cukup jalan kaki tak sampai 400 meter ke arah barat. Pasar Sore Kauman terletak di gang sempit kiri jalan setelah lampu traffic light.(oho)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close