FeaturedSlemanWisata Budaya dan Sejarah

Studio Alam Gamplong, Mini Hollywod-nya Jogjakarta

Wisata Sejarah Era Kolonial Hingga Spot Selfie di Studio Alam Gamplong

JOGJATRAVEL.ID, SLEMAN – Studio Alam Gamplong memang tengah banyak diperbincangkan beberapa bulan terakhir ini. Pantas saja, objek yang berada di kawasan Desa Wisata Gamplong, Sleman ini menawarkan studio yang disetting untuk kebutuhan pengambilan gambar sebuah film.

Seperti namanya, Studio Alam Gamplong ini menawarkan sebuah kawasan terbuka yang memiliki beragam bangunan. Bangunan-bangunan ini merupakan bekas properti film.

Di Studio Alam Gamplong ini telah dihasilkan dua film, yakni Sultan Agung The Untold Story dan Bumi Manusia yang keduanya merupakan film garapan sutradara asal Kota Gudeg, Hanung Bramantyo.

Bahkan dengan sutradara yang sama lokasi ini rencananya juga bakal digunakan untuk syuting film lainnya dengan latar cerita tetap mengusung sejarah yakni berjudul Sunan Kalijaga.

Sebabnya tak berlebihan jika sebutan Mini Hollywood melekat di studio yang memang diproduksi khusus untuk proses pembuatan film ini.

Bangunan studio ini di-set menjadi replika dari Keraton Mataram ketika berada di Pleret, Bantul yang kala itu dikenal dengan nama Keraton Kerto. Ciri khasnya yakni bangunan yang terbuat dari kayu dan lantai dari batu.

Bangunan semi permanen seperti Gerbang Keraton Kerajaan Mataram, Pendopo Ageng, Pendopo Alit, Jembatan Kayu, Benteng Batavia, Benteng VOC, Kampung Mataram, Kampung Belanda hingga Kampung Pecinan tampak menghiasi beberapa sudut studio terbuka ini. Tentunya hal ini menjadi daya tarik dan perhatian wisatawan untuk berselfie ria.

Sementara itu, kesan kolonial akan kental terasa saat pengunjung memasuki kawasan ini, disambut dengan jembatan bergaya arsitektur Belanda, hal ini menambah kekentalan unsur kolonialisme pada masa penjajahan dulu.

Tak berhenti disitu, dalam kawasan beteng, pengunjung akan disuguhkan suasana yang lekat dengan masa-masa lampau dengan bangunan bereksterior khas Belanda.

Meriam lengkap dengan roda penyangganya juga menambah kesan lawas pada area ini.

Selain bangunan yang khas dengan arsitektur Belanda, dinding pertahanan juga menambah keunikan dari area ini. Kawasan ini juga merepresentasikan kampung Jawa dan Cina pada masa lalu. Lengkap dengan ornamen bangunan dan pernak pernik yang khas.

Hadirnya bangunan-bangunan bercirikan zaman penjajahan ini tentu akan menjadi spot foto menarik untuk melengkapi feeds sosial media. Kesan vintage akan kental dari latar bangunan semacam ini.

Berdirinya Studio Alam Gamplong ini merupakan inisiasi dari Mooryati Soedibyo, pendiri produk kecantikan ternama Mustika Ratu yang bekerjasama dengan pihak desa setempat.

Mooryati mengatakan didirikannya studio alam ini untuk mewujudkan keinginannya berkontribusi terhadap bangsa Indonesia lewat sebuah film.

“Saya ingin menyumbangkan sebuah film yang bisa memberikan edukasi tentang pengembangan karakter dan leadership yang itu semua bisa kita ambil dari sosok Sultan Agung,” katanya saat bincang santai bersama media di studio alam Gamplong kala itu.

Usai digunakan syuting film, selanjutnya Mooryati menghibahkan studio ini kepada Desa Gamplong untuk dijadikan sebuah destinasi wisata baru yang akan dikelola oleh masyarakat desa atau pemerintah daerah.

Dibangun sejak Oktober 2017, Studio yang terletak di Dusun Gamplong, Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Juli 2018 lalu dan langsung menjadi objek wisata baru yang menyedot banyak perhatian.

Sigit Tri Susanto, Kepala Desa Sumber Rahayu berharap dengan adanya studio alam ini mampu menjadikan Gamplong sebagai destinasi wisata baru di Yogyakarta dan menjadi kawasan edukatif yang mampu mengingatkan anak muda tentang sejarah bangsa yang telah dilalui.

“Kami harap pengunjung bisa menjaga aset ini dengan cara apa yakni menjaga kebersihan, tidak merusak dan tidak corat coret sehingga aset ini tak hanya bisa untuk selfie tapi juga bisa untuk belajar tentang sejarah di Studio alam ini,” tambahnya.(oho)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close