DestinationsFeaturedRekomendasiWisata Budaya dan Sejarah

Candi Sewu, Candi Buda Terbesar Kedua di Indonesia

Pesona Candi Sewu menjadikan liburan di Jogjakarta lebih bermakna

JOGJATRAVEL.ID – Jogjakarta – Candi Sewu adalah candi Buda terbesar di Indonesia setelah candi Borobudur. Meskipun mungkin banyak wisatawan yang berlibur di Jogjakarta belum mengenalnya.

Dibangun sekitar abad 8,  Candi Sewu ini diyakini lebih tua daripada candi Borobudur dan candi Prambanan.

Candi Sewu ini berlokasi hanya sekitar 800 meter dari candi Prambanan, juga disebut Candi Manjushri  Grha yang bermakna kuil atau rumah manjushri. Karena lokasinya, sehingga bila wisatawan yang di Jogjakarta tidak terlampau sulit untuk menemukannya.

Ketika wisatawan berwisata sendiri atau dengan agent tour travel yang ada di Jogjakarta, wisatawan dapat memadukan kunjungan kedua candi ini yakni candi Sewu dan candi Prambanan secara berurutan. Sehingga bisa menghemat waktu.

Nama sewu mungkin diambil dari jumlah candi yang mencapai lebih dari 200 buah, meski tidak sampai seribu dan masih belum dipugar. Karena banyaknya menurut cerita masyarakat menyebutnya sewu (bahasa Jawa) yang berarti seribu. Kisah legenda ini juga bisa dilihat dari kisah Bandung Bandawasa dan Rara Jonggrang.

Memasuki kawasan Candi Sewu, wisatawan akan menjumpai ribuan bongkah batu yang belum tersusun menjadi bangunan candi.  Sementara candi induk pada kompleks Candi Sewu ini berdiri menjulang tepat di tengah-tengah hamparan bebatuan candi pengapit. Pada bagian puncak, nampak stupa yang menjadikan penanda bahwa bangunan ini merupakan candi umat Buddha.

Ornamen-ornamen terukir indah pada dinding candi sewu ini. Kita akan mengagumi karya nenek moyang pada masa itu.

Untuk mendapatkan foto yang bagus, maka Anda dapat berjalan menuju pintu pagar sisi timur, di sebelah pohon Bodhi yang menjulang tinggi. Menghadaplah kearah candi induk, Anda akan mendapatkan gambar sempurna sebuahcandi, simetris dan sangatindah.

Perjalan wisata Anda lebih lengkap berkunjung ke museum yang tidak jauh dari lokasi ini. Museum ini bisa memberi pengetahuan tentang candi-candi ini. Dan tentunya ada ruang audio visual, yang memutar film  pengetahuan tentang percandian khususnya di kawasan seputar daerah Prambanan ini. (rin)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close