NewsSleman

Sleman Luncurkan Calendar of Event 2019

Jogja International Heritage Walk, Event Andalan

jogjatravel.id-Yogyakarta -Dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta,  Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara Peluncuran Calender of Event 2019. Ada setidaknya 19 event budaya dan pariwisata yang diselenggarakan selama satu tahun. Dari 19 event tersebut terdapat satu event yang dipilih oleh Tim Kurator Kementerian Pariwisata untuk dimuat dalam Top 100 Calender of Event 2019 yakni :  Jogja International Heritage Walk. Acara peluncuran event ini dilaksanakan pada pada Selasa, 5 Maret 2019 di Atrium Shinta, Sleman City Hall Yogyakarta.

Baca Juga :  Jogja Airport Resto, Cara Baru Menikmati Kuliner ala Rumahan di dalam Pesawat
Baca Juga :  Menikmati Belaian Senja di Hutan Mangrove Pasir Kadilangu Kulonprogo

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Dra. Hj. Sudarningsih, M.Si  mengatakan pihaknya berharap dengan dilaksanakannya peluncuran Calendar of Event 2019 ini, wisatawan mendapat informasi mengenai event pariwisata di Kabupaten Sleman. Semua produk dan event pariwisata yang dipersembahkan merupakan yang terbaik dan memiliki daya tarik pariwisata.

Jumlah kunjungan wisman dan wisnus pun kian bertambah. Tercatat jumlah wisman yang datang ke Sleman pada tahun 2018 adalah sebanyak 307.705 wisatawan, sementara jumlah wisnus pada tahun 2018 yakni sebanyak 8.224.033 wisatawan. Bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2017, terdapat kenaikan jumlah kunjungan sebesar 18,06% dari total 7.226.595 wisatawan.

“Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini terjadi seiring sejumlah perbaikan yang terus dilakukan. Perbaikan yang dimaksud antara lain peningkatan kualitas atraksi pariwisata, penambahan jumlah amenitas serta peningkatan akses. Melihat ini, kami optimis target kunjungan wisatawan pada tahun 2019 akan tercapai,” ujar Sudarningsih.

Kontribusi PAD sektor Pariwisata terhadap PAD Sleman pada tahun 2018 yakni sebesar 24,42% atau sebesar Rp 218,475milyar. Wisman yang datang paling banyak berasal dari kawasan Asia Pasifik (77,26%), diikuti Eropa (19,34%) dan Amerika (3,24%). Untuk wisnus, Sleman paling banyak didatangi wisatawan dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat (termasuk DKI Jakarta dan Banten). Wisman rata-rata tinggal selama 2,04 hari dengan pengeluaran 194,24 dolar Amerika perhari, sedangkan wisnus rata-rata tinggal selama 1,86 hari dengan pengeluaran Rp 387.685 perhari.

Sama seperti daerah lain, Sleman juga memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi pariwisata yang efektif. Para penggiat sosial media dilibatkan. Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sleman yang jumlahnya saat ini didominasi oleh anak muda.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo, MSI menyampaikan agar apa yang telah dijadwalkan dalam Calendar of Event dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sehingga Sleman semakin dikenal oleh wisatawan, utamanya wisatawan mancanegara. Mengacu pada pencapaian kunjungan wisatawan di tahun 2018 sebesar 8,5 juta kunjungan, dengan adanya peluncuran Calendar of Event, diharapkan kunjungan wisatawan ke Sleman pada tahun 2019 dapat menembus 10juta kunjungan.

Dengan akan diselenggarakan banyak event di Kabupaten Sleman, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan ke Jogjakarta khususnya Sleman.

Jogjatravel.id

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close