Kota JogjaKulinerRekomendasi

Sensasi Gigitan Satai Ratu Jogjakarta

Inovasi Satai dari Jogjakarta yang Jadi Candu

Jogjatravel.id – Jogjakarta sebagi kota pariwisata memang memang memiliki banyak ragam obyek wisata dan kuliner, hampir disetiap sudut kota Jogjakarta. Selain sebagai kota gudeg yang sudah melegenda, Jogjakarta juga gudangnya kuliner khususnya sate. Tetapi jangan mengaku penikmat kuliner ketika anda berwisata ke Jogjakarta tanpa mencicipi lembutnya Sate Ratu.

Dibuka di Jogjakarta sejak 2016, Sate Ratu berlokasi di Jogja Paradise Jalan Magelang Jogjakarta ini mampu menjual lebih dari 100 porsi satai per hari. Warung ini buka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 11.00 sampai 21.00 WIB.

Beda dengan satai yang ada di Jogjakarta, menu andalannya adalah satai merah dan satai lilit. Keduanya merupakan modifikasi menu satai nusantara.

Satai merah, misalnya, sesuai namanya berwarna merah. Menu ini memang bukan asli dari kota pariwisata Jogjakarta, tetapi lahir dari inovasi satai Rembige di Lombok dan bumbu merah Banjarmasin.

Namun rasanya tidak seperti satai Rembige yang memakai daging sapi, sebab satai merah berbahan baku daging ayam. Namun, jangan dibayangkan rasanya seperti satai ayam kebanyakan. Rasanya sudah disesuaikan dengan kesukaan masyarkat dan wisatawan yang ke Jogjakarta.

Gigitan pertama satai merah terasa lembut. Saking lembutnya seperti tidak perlu dikunyah, tidak perlu khawatir juga daging satai akan tertinggal di sela gigi.

Rada gurih dan pedas yang pas -dibilang pas karena orang yang tidak menyukai pedas tetap bisa menerima rasa satai ini- menggugah selera. Ditambah penyajiannya dengan kuah polos yang biasa digunakan untuk chinese food.

Satai lilit tidak menggunakan tusuk. Bentuknya seperti tahu dan terbuat dari daging cincang. Penyajiannya dengan kuah membuat satai ini mirip bistik.

“Kalau satai lilit pedasnya nyaris tidak terasa,” ujar Budi Seputro, pemilik Satai Ratu.

Satai lilit ini terinspirasi dari satai di Bali. Rasanya juga tidak kalah menggugah. Ada sensasi berbeda ketika mencicipi satai lilit sesudah menikmati satai merah. Perasaan menenangkan dan lebih stabil karena rasanya yang hangat dan gurih.

Tertarik mencoba ragam Satai Ratu? Harga seporsi satai merah dan lilit Rp 23.000. Tidak mahal, satu porsi sebenarnya bisa disantap oleh dua orang karena tekstur satai yang padat.

Nah, jadi ketika Anda berwisata ke Jogjakarta, setelah menikmati obyek obyek wisata di Jogjakarta, jangan lewatkan menikmati kuliner sate ini, di jalan magelang Jogjakarta. (Gwen)

Baca Juga :  Museum Ullen Sentalu bukan Museum Membosankan !
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close