FeaturedKota JogjaNewsTips & Advices

2018, Penumpang Bandara Adisutjipto Yogyakarta, 8,4 Juta

Yogyakarta masih menjadi magnet bagi wisatawan

Yogyakarta masih menjadi magnet bagi wisatawan untuk perjalanan wisata atau berlibur. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah penumpang pesawat terbang dari tahun ke tahun. Otoritas Bandara Internasional Adisutjipto Jogjakarta mencatat jumlah penumpang pesawat terbang rata-rata mengalami peningkatan 10 persen setiap tahunnya.

Seperti tahun 2018 kemarin,  Otoritas Bandara Internasional Adisutjipto, PT Angkasa Pura I Jogjakarta mencatat jumlah penumpang pesawat terbang mencapai 8.417.089. Jumlah tersebut sebenarnya jauh di ataskapasitas jumlah penumpang di bandara Adisutjipto dalam setahunnya.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto mencatat, tahun 2017 lalu, jumlah penumpang di bandara Internasional Adisutjipto telah mencapai 7.854.201. Sehingga di tahun 2018 jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 7,6 % dibanding dengan tahun sebelumnya.

“Ini mengindikasikan minat masyarakat Indonesia untuk bepergian menggunakan pesawat terbang terus meningkat. Tingkat kesejahteraan masyarakat sudah semakin baik,”tuturnya.

Banyaknya penawaran dari maskapai penerbangan yang memberikan layanan terbaik namun berbiaya murah. Ditambah dengan kondisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang semakin baik, ia yakin minat masyarakat untuk menggunakan pesawat terbang semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Dan untuk tahun 2019 ini, pihaknya akan berupaya keras untuk mempertahankan jumlah penumpang sebanyak tahun 2018 lalu. Sebab, untuk meningkatkan jumlah penumpang lebih banyak lagi, kemungkinan besarsudah tidak bisa lagi dilakukan mengingat kapasitas bandara Internasional Adisutjipto yang sangat terbatas.

“Kapasitas Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebenarnya hanya 2 juta orang penumpang sertahunnya,” tambahnya.

Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta adalah bandara yang cukup padat. Karena selain digunakan untuk penerbangan sipil, bandara ini juga digunakan untuk penerbangan militer. Tahun 2017 lalu, jumlah penerbangan perhari mencapai 178 kali dan tahun 2018 sudah meningkat menjadi 188 kali dalam sehari. Slot penerbangan sudah tidak bisa ditambah lagi karena ada penerbangan militer.

Untuk memberikan apresiasi terhadap penumpang pesawat terbang selama 2018 lalu, PT Angkasa Pura I memberikan kejutan terhadap penumpang pesawat terbang terakhir di tahun 2018. Tepat pukul 23.18 WIB Citilink QG 770 dari Jakarta mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto sebagai penerbangan terakhir di tahun 2018.

Sementara itu di pagi harinya, QG 111 Citilink tujuan Jakarta, salah satu penerbangan pertama di tanggal 1 Januari 2019 di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta dengan tujuan Jakarta (Halim).

Damaris Hastiti sebagai perwakilan penumpang pertama yang mengikuti penerbangan tersebut pun turut mendapatkan bouquet bunga cantik dari perwakilan manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebagai apresiasi dan semangat optimisme menatap tahun 2019. (Ing)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close