KulonprogoNewsSlemanUncategorized

Maskapai Besar Dunia Incar Penerbangan Langsung Ke Yogyakarta

Sejumlah maskapai penerbangan internasional yang memiliki pesawat berbadan besar mengincar penerbangan langsung ke Daerah Istimewa

Yogyakarta (DIY).  Maskapai maskapai internasional tersebut mulai melakukan pembicaraan dengan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandarayang ada di wilayah ini.

Yogyakarta menjadi incaran dari maskapai penerbangan internasional dari seluruh penjuru dunia mengingat potensi pariwisata di wilayah ini yang cukup besar. Selain Bali, destinasi wisata yang banyak dikenal oleh wisatawan mancanegara memang DIY.  Hanya saja, banyak wisatawan manca negara yang enggan ke DIY karena ketiadaan penerbangan langsung (Direct Flight).

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengakui, jika saat ini sudah banyakmaskapai penerbangan internasional yang mengajukan permohonan ijin melakukan penerbangan langsung ke DIY ketika bandara baru, New Yogyakarta International Airport (NYIA) ini sudah beroperasi. Meskipun sangat potensial, namun pihaknya belum satupun menyetujui permohonan ijin tersebut.

“Masih banyak pertimbangan yang harus kami kaji,” ungkapnya  saat penyerahan beasiswa kepada warga terdampak di Kulonprogo akhir pekan lalu.

Salah satu pertimbangan yang mereka kaji adalah, ketika PT Angkasa Pura I memberikan ijin penerbangan ke DIY, apa yang bisa diberikan oleh maskapai kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ataupun kepada DIY. Pihaknya ingin menandaskan, kerjasama dengan maskapai penerbangan internasional tersebut benar-benar menguntungkan berbagai pihak.

Maskapai penerbangan yang akan mendapatkan prioritas dalam izin direct flight ke DIY adalah yang berpotensi mendatangkan penumpang yang cukup besar. Ia menyebutkan, beberapa wilayah yang berpotensi mendatangkan penumpang cukup besar di antaranya seperti ke Tiongkok, Korea Selatan, TimurTengah ataupun Eropa.

Menurut Faik, penerbangan langsung dari belahan dunia yang lain nanti sangat memungkinkan dilakukan ketika bandara baru, NYIA sudah beroperasi. Sebab, kapasitas bandara NYIA tersebut sangat memungkinkan untuk didarati dengan pesawat berbadan besar, atau dengan kapasitas sekitar 500 orang penumpang.

“Landasan pacunya saja lebih dari 3.400 meter dan lebar landasan juga sangat cukup untukpesawat besar,” terangnya.

Dengan keberadaan bandara baru yang memiliki kapasitas lebih besar daripada Bandara Adisujtipto, maka dimungkinkan DIY memiliki embarkasi hajiter sendiri. Selain itu,  Bandara Baru ini akan memiliki dampak cukup besarbagi industri pariwisata di DIY dan sekitarnya karena akan semakin banyak wisatawan yang datang ke wilayah ini. (Ing)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close