DestinationsMinat KhususRekomendasiSlemanTourWisata Alam

Serunya Menyusuri Kali Opak lewat Geo Tubing Lava Bantal

Geo tubing atau menyusuri sungai berarus deras menggunakan ban kini bisa dilakukan di Sleman. Lava Bantal, objek wisata yang dibuka akhir 2016, mengakomodasi keinginan wisatawan tanpa harus jauh-jauh melakukan perjalanan ke Gunungkidul.

Geo tubing Lava Bantal berlokasi di Kalitirto, Berbah, Sleman. Rute yang ditempuh sepanjang dua kilometer, dari Dusun Tanjungtirto sampai Dusun Sumber Kidul. Perkiraan waktu tempuh sekitar satu sampai dua jam, tergantung dari debit air sungai yang mempengaruhi derasnya arus.

Lokasi objek ini dekat dengan bandara Adisutjipto, hanya perlu waktu lima menit untuk tiba di tempat tujuan. Harapannya, objek wisata ini menjadi alternatif bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

“Kami juga lebih mengedukasi soal sejarah lava bantal, bukan mengeksplor alam, seperti goa dan sebagainya,” ujar Guntur Eka Prasetya, Kepala Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS).

Biaya geo tubing Lava Bantal lumayan terjangkau. Wisatawan cukup membayar Rp55.000, sudah termasuk fasilitas minuman khas bajigur atau jahe serta transportasi untuk kembali ke titik awal.

Nama Lava Bantal dipilih karena objek ini terdiri dari batuan yang berada di sekitar sungai menumpuk menyerupai bantal atau membantal. Komposisinya, disebut Old Andesitic Formation.

Lava Bantal terbentuk dari intrusi atau singkapan gunung api purba 30 sampai 36 juta tahun yang lalu. Batuannya termasuk jenis lava andesit membentuk formasi semilir sampai ke Breksi.

Ketika intrusi pada masa tersier, lava keluar dengan massa yang sangat panas lalu bercampur dengan fluida membentuk pillow lava atau lava bantal.

Di sekitar Lava Bantal juga terdapat pumice yang menjadi bukti di area tersebut dahulu adalah gunung api bawah laut. Pumice merupakan batu yang terbentuk dari abu vulkanik.

Baca Juga :  Dicari IMBA Coffee ! Si Tersembunyi Andalan Pencinta Kopi

Keberadaan objek ini mempertegas bahwa kawasan  ini  pernah berada di bawah laut dengan kedalaman puluhan kilometer, serupa dengan Nglanggeran di Gunung Kidul. (Gwen)

Foto: dokumentasi Lava Bantal

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close