DestinationsNewsRekomendasiTourWisata Budaya dan Sejarah

Legenda Roro Jongrang Dalam Balutan Tarian

Yogyakarta memang kaya akan ragam budaya dan kesenian yang dikemas dalam suguhan pertunjukan yang sangat bervariatif.  Cerita sangat melegenda dan mungkin menjadi salah satu cirri khas kisah dalam bentuk tarian di Yogyakarta adalah tarian Ramayana.

Kreativitas seniman dipadukan dengan penggunaan kostum yang indah dimunculkan dalam sebuah tarian kontemporer dengan judul Legenda Roro Jongrang yang digelar di Gedung Trimurti Prambanan.

Tarian ini menggambarkan sebuah legenda kisah cinta antara Bandung Bondowoso dengan Roro Jongrang yang berujung dengan terciptanya seribu arca / candi yakni candi Roro Jongrang atau lebih dikenal dengan candi Prambanan, 17 km arah timur kota Jogjakarta.

Alkisah terdapat dua kerajaan yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta, yakni kerajaan Pengging dengan rajanya Prabu Damarmoyo dan kerajaan Boko (Baka) dengan rajanya Prabu Boko.

Kisah berawal dari kekalahan Prabu Damarmoyo ayahnda dari Bandung Bondowoso oleh Prabu Boko ayahnda Roro Jongrang. Kejadian ini membuat marah Bandung Bondowoso yang pada akhirnya dapat mengalahkan Prabu Boko.

Ketika perampasan harta perang, Bandung Bondowoso melihat putri yang sangat cantik parasnya, yang tidak lain adalah Roro Jonggrang. Melihat kecantikannya Bandung Bondowoso hatinya luluh dan berkinginan untuk melakukan perdamaian dengan cara meminang Roro Jongrang sebagai istrinya.

Akan tetapi nampaknya cinta Bandung Bondowoso bertepuk sebelah tangan. Roro Jongrang tidak menerima cintanya. Sebagai alasan agar Roro Jongrang tidak dipinang oleh Bandung Bondowoso maka iapun  mengajukan syarat yakni bisa menerima lamaran Bandung Bondowoso apabila dia bisa membuat 1000 candi dalam waktu satu malam.

Permintaan tersebut dipenuhi  oleh Bandung Bondowoso, dengan segala upaya dan kesaktiannya, malam itu juga dia membuat candi candi.

Melihat gelagat bahwa candi candi yang diminta hampir selesai, Roro Jonggrangpun panik. Kemudian dia meminta para abdi dalem untuk membakar jerami dan mulai menumbuk padi  seolah olah pagi sudah tiba.

Baca Juga :  Museum Ullen Sentalu bukan Museum Membosankan !

Bandung Bondowoso sangat terkejut dengan terdengarnya kokok ayam jantan. Merasa ditipu oleh Roro Jonggrang maka marahlah dia dan menjadikan Roro Jonggrang sebagai pelengkap 1000 candi.

Kita dapat menikmati gelaran tarian ini pada bulan Desember 2018 setiap pukul 14.00 – 15.00 pada tanggal 15.22,25,26,28,29,30.

Harga tiket:
Kelas khusus: Rp. 250.000
Kelas Umum: Rp. 150.000
Pelajar : Rp. 50.000

 

jogjatravel.id

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Close